"Brakk!!," cowok tadi ditabrak seorang cewek yang sedang berjalan melewati pintu utama kampus, dan buku - buku yang ada di pelukannya pun terjatuh.
"Sorry," ucap si cowok sambil membantu mengambil beberapa buku cewek yang terjatuh itu.
"Ma, ma, maaf kak, terima kasih," balas si cewek tersebut mengucapkan terima kasih sambil terbata - bata.
"Okay, gak apa - apa kok, ehmm mahasiswi baru ya? Kok kayanya baru lihat ya di kampus ini," tanya cowok tersebut.
"I, i, iya kak, aku maba disini," jawab cewek tersebut kaku.
"Oh, sip deh, lain kali hati - hati ya, ehm ngomong - ngomong aku," tiba - tiba kalimat cowok itu terpotong ketika ada suara yang memanggilnya.
"Solaaaa! Solaaaa! woy sini!," suara itu memanggil si cowok.
"Oh okay, sorry ya, aku pergi cabut duluan ya, udah ada yang manggil tuh. Oh ya, ada sesuatu tuh di atas buku yang kamu bawa," kata si cowok itu dengan tersenyum sambil berlari meninggalkan cewek menuju ke temannya yang tadi memanggilnya. Cewek tersebut hanya mengangguk, sambil tetap memperhatikan si cowok yang tadi dia tabrak, yang kini sedang terlihat mengobrol dengan temannya, akrab. setelah itu dia memperhatikan buku yang dia bawa.
"Hah? Sejak kapan ada kertas ini?," tanya dia dalam hati.
Sola Christian
Hai Salam Kenal ;)
***"Lo kemana aja Ken? Lama bener di kelas," tanya Sola.
"Sorry, sorry lo tau kan Pak Hendra. Apa - apaan ngejelasin tentang processor aja lama banget, sesuatu banget kayanya," jawab Keanu.
"Makanya, udah tau cita - cita lo pengen jadi pemain sepakbola ternama, main di Real Madrid, mau nyaingin CR, bukannya masuk SSB, malah nyasar ke kampus lo!,"
"Mau gimana lagi? Abis kalo masuk sekolah bola ga mungkin ada cewek yang bisa dilirik kan, adanya cowok semua,"
"Emang dah, otak lo! Ga jauh - jauh dari cewek," jawab Sola sambil mendorong Keanu.
"Ehh ngomong - ngomong tadi siapa tuh cewe yang ngobrol sama lo di pintu depan? Kok lo ga ngenalin ke gue? Wahh, lo udah mulai nyari penggantinya Jessi ya?," goda Keanu.
"Apaan sih? Makanya kalo udah janjian tuh ditepatin! ngomong ketemu di pintu depan, lo malah lewat pintu samping, atau jangan - jangan lo lewat pintu belakang ya? Biar bisa lewatin kelasnya Nisa, terus godain dia? Iya kan? Ngaku!," balas Sola menggoda.
"Kok lo malah jadi nyudutin gue sekarang? wooo! Ehh siapa tuh Sol jadinya, gebetan baru yaa? Cieee gebetan, Jessi dilupain deh,"
"Bawel lo ken, udah buruan deh ke parkiran, Fast Five mulai jam 4.20, Jessi takutnya udah nunggu di bioskop nih," kata Sola yang kini melihat ke arah jam tangan digitalnya yang menunjukkan angka 15.23.
"Masih inget Jessi toh? Hahahaha," goda Keanu sekali lagi sambil berlari ke parkiran, diikuti Sola yang mengejarnya.
***
Di dalam mobil Jazz yang kini sedang melaju, dua sahabat itu Sola dan Keanu kini sedang berdebat lagi.
"Ehh, Sol, jadi itu siapa?," tanya Keanu.
"Siapa yang siapa?," Sola bertanya balik.
"Cewek tadi!,"
"Cewek mana? Yang tadi kita lirik pas lampu merah? Atau yang tadi ngelirik kita di depan kampus pas tadi pagi? Kalau yang lo maksud itu mereka, gue beneran deh ngga tau, seriusan Ken," jawab Sola sambil menunjukkan jari tengah dan jari telunjuk tanda suer, sembari tangan kanannya masih memegang steer mobil.
"Bukan, bukan yang itu, yang tadi ngobrol sama lo di depan kampus," timpal Keanu gregetan.
"Hah? Yang mana ya? Aduh, gue lupa nih, hahaha, want to know aja, hahaha," jawab Sola sambil tertawa.
"Sol, seriusan, itu siapa? Atau ngga, gue laporin Jessi ya!," ancam Keanu.
"Laporin aja, weekk," balas Sola sambil menjulurkan lidah.
"Yaudah, mana bb lo? gue mau laporin ke Jessi,"
"Astaga, lo mau laporan aja ngga modal Ken, pake hp lo aja lah, sms tuh Jessi!,"
"Ogah ahh, ngapain gue keluar pulsa buat ngurusin lo, penting abis,"
"Hahahaha, sabar ya abangku, hahahaha, sabar aja dah punya adek kaya gue,"
"Kapan gue punya adek kaya lo? Ogah dah," jawab Keanu yang kesal karena pertanyaannya tidak mendapat jawaban, dan akhirnya dia kini mencari saluran radio favoritnya.
***
"Buruan napa Ken!, ga usah gaya - gayaan napa, buruan deh, udah jam 4 nih," ujar Sola kepada Keanu.
"Yaelah, mesti ganteng Sol, kalo ke mall mah,"
"Udah buru!," Sola menarik Keanu yang masih tetap sibuk dengan hoody putihnya. Kedua sahabat itupun masuk ke dalam mall, Sola segera mengeluarkan bbnya, dan mengetik,
Jess, km dimana? aku udah di lobby, ktmu dmna?
beberapa saat kemudian,Sorry dear, aku ga bisa dateng, aku msh ada kelas, maaf ya, love you :'(
Tampak kekesalan di muka Sola ketika dia membaca bbm dari pacarnya tersebut, Jessi."Apa - apaan, gue udah kesini, dari tadi nungguin bbm, telepon, atau sms kek, kasihtau! Malah ga ada kabar, aarrgghhh," kesal Sola dalam hati, sambil memencet tombol merah bbnya yang kini menunjukkan layar wallpaper foto dirinya dengan Jessi.
"Ken, ayo ke grame," ucapan Sola terhenti ketika dia tidak mendapati Keanu di belakangnya.
"Kemana lagi nih bocah? Perkara deh,"
3 menit kemudian Keanu datang, dia langsung menghampiri Sola yang sedang berdiri menyandar di tembok.
"Ayo bro, gue siap nih,"
"Darimana lo?," tanya Sola.
"Dari kamar mandi lah, ngaca dulu,"
Sola hanya geleng - geleng kepala mendengar jawaban temannya itu.
"Yaudah ayo pergi sekarang, si Jessi bawa Anna kan?," tanya Keanu sambil tersenyum dengan nada berharap.
"Kagak, ga ada Anna," jawab Sola simple.
"Hah, Jessi ngga bawa Anna? Gue nyamuk dong ntar sama lo berdua,"
"Kagak, si Jessi ngebatalin acara nontonnya, jadi lo ngga bakal jadi nyamuk, tapi ya say bye - bye lah sama Anna,"
"Yahh," Keanu merespon dengan kecewa.
"Udah deh, kita udah disini kan, ke Gramedia yuk, gue mau nyari buku refrensi buat tugas nih,"
Sola dan Keanu pun akhirnya berjalan menuju ke toko buku. Di toko buku, Keanu hanya mengikuti Sola dengan langkah yang diseret karena kecewa dia tidak ketemu Anna, cewek yang dia suka. Sedangkan Sola sibuk mencari buku di beberapa bagian toko hingga akhirnya
"Brukk!!"
"Aduh, apa - apaan sih lo Sol, tiba - tiba berhenti," omel Keanu.
Sola tidak menggubris Keanu, kini dia terfokus pada satu orang, seorang cewek di bagian buku fiksi, di seberang tempat dia kini berdiri, cewek itu sedang membaca buku sample disitu. Sola pun langsung berpindah, dia langsung berjalan ke belakang rak buku, dan dari sana dia tetap mengintip dan memperhatikan cewek tersebut. Keanu yang masih terduduk pun heran atas tingkah sahabatnya, kini dia menghampiri Sola dan bertanya.
"Kenapa lo Sol?," belum selesai Keanu bertanya, dia sudah ditarik oleh Sola dan kini dia di belakang Sola. Sola menyuruh Keanu untuk diam dengan menaruh jari telunjuk di bibirnya.
"Kok dia ada disini?," tanya Sola dalam hati, sambil tetap memperhatikan cewek yang sedang pergi ke kasir membayar buku yang tadi dia baca samplenya.
"Kok dia? Kok bisa? Ga Mungkin!,"
To Be Continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar